Persyaratan membuat npwp bagi badan usaha

By On Kamis, Oktober 13th, 2016 Categories : Permohonan WP

persyaratan membuat npwp
Sebelum saya menjelaskan lebih jauh tentang persyaratan membuat NPWP bagi badan usaha, Perlu diketahui bahwa hampir semua bentuk badan usaha yang didirikan di Indonesia wajib memiliki NPWP. Badan usaha ini bisa berupa Perseroan Terbatas (PT), Perseroan Komanditer (CV), Yayasan, Koperasi dan sebagainya. Jika badan usaha tersebut baru didirikan di Indonesia maka anda sebagai pengurus wajib untuk mendaftarkan badan usahanya ke Kantor Pelayanan Pajak untuk memperoleh NPWP.

Bagi seseorang yang belum memahami persyaratan membuat NPWP terutama untuk badan usaha, akan kebingungan mengenai dokumen apa saja yang harus dibawa ke Kantor Pelayanan Pajak untuk mendapatkan kartu NPWP. Jika anda tidak ingin repot dan tidak punya banyak waktu untuk hal ini, anda bisa menggunakan jasa konsultan pajak untuk membantu menyiapkan bahan serta mengurus semuanya. Sebagai pengetahuan bagi anda seorang pengusaha maupun pimpinan , berikut ini rincian persyaratan dokumen yang perlu disiapkan dalam rangka pendaftaran NPWP bagi badan usaha (pusat) :

  1. Fotokopi akte pendirian atau dokumen pendirian dan perubahannya
  2. Surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi BUT (Bentuk Usaha Tetap)
  3. Fotokopi NPWP pengurus, pengurus disini maksudnya adalah seseorang yang namanya tercantum dalam akte atau dokumen pendirian. Jika penanggung jawab merupakan WNA, cukup dilampirkan fotokopi paspor dan surat keterangan tempat tinggal minimal dari Kepala Desah/Lurah setempat.
  4. Fotokopi dokumen ijin usaha dari instansi yang berwenang, misalnya SIUP. Jika tidak ada SIUP bisa berupa surat keterangan tempat kegiatan usaha minimal dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Persyaratan membuat NPWP diatas diperuntukkan untuk badan usaha dengan status pusat. Berbeda dengan badan usaha dengan status cabang, berikut ini rincian persyaratan membuat NPWP bagi badan usaha dengan status cabang :

  1. Fotokopi kartu NPWP Pusat
  2. Surat keterangan sebagai cabang dari direktur utama/ pimpinan pusat
  3. Fotokopi dokumen ijin usaha dari instansi yang berwenang, misalnya SIUP. Jika tidak ada SIUP bisa berupa surat keterangan tempat kegiatan usaha minimal dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Bagaimana menurut pendapat anda, dokumen yang perlu disiapkan dalam rangka persyaratan membuat NPWP bagi badan usaha sangat simple ‘kan? Yang penting anda bisa membedakan apakah badan usaha yang didaftarkan bersatus pusat atau cabang. Jika suatu badan usaha maupun organisasi memulai usaha/kegiatan pertamakali pasti berstatus pusat. Berstatus cabang apabila mendirikan branch/ atau cabang diluar operasional pusat. Setelah itu anda tinggal menyiapkan dokumen sebagaimana yang telah saya jelaskan diatas dan mengantarkan ke kantor pelayanan pajak dimana domisili badan usaha anda beroperasi/ nyata-nyata didirikan.

Saya rasa cukup sampai disini dulu penjelasan persyaratan membuat NPWP bagi badan usaha. Semoga membantu dan usahanya makin sukses serta bisa memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara Indonesia.

Persyaratan membuat npwp bagi badan usaha | luqman | 4.5