Jangka Waktu Pendaftaran NPWP

By On Selasa, April 19th, 2016 Categories : Belajar Pajak, KUP

waktu pendaftaran npwp
Undang-Undang KUP pasal 2 ayat (1) disebutkan bahwa setiap Wajib Pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak. Yang dimaksud memenuhi persyaratan subyektif disini adalah sesuai dengan UU PPh Pasal 2 ayat (3) sedangkan yang dimaksud memenuhi persyaratan obyektif disini adalah telah memperoleh atau menerima penghasilan sebagaimana menurut UU PPh Pasal 4 ayat (1).

Jangkan waktu pendaftaran NPWP diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan sebagaimana UU KUP Pasal 2 ayat (5). Kapan sebenarnya kita wajib mendaftarkan diri ke DJP? Mungkin anda masih bingung batasan-batasannya ketika kita memenuhi persyaratan subyektif dan objektif. Dari segi subyektif, WNI serta badan hukum yang berdiri di Indonesia (memenuhi syarat pasal 2 ayat (3) UU PPh) sudah memenuhi syarat subyektif. Pada kesempatan ini, saya akan jelaskan satu-persatu dari segi obyektif jangka waktu pendaftaran NPWP sesuai dengan PMK Nomor 182/PMK.03/2015:

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan memperoleh penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
    Terhadap Wajib Pajak ini wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lama pada akhir bulan berikutnya setelah penghasilan WP tersebut pada satu bulan yang disetahunkan telah melebihi PTKP. Contoh: Naufal seorang karyawan swasta nasional yang mulai bekerja tanggal 2 Maret 2015 dan menerima penghasilan neto tiap bulan sebesar 7 juta rupiah. Naufal masih belum menikah dan tidak mempunyai tanggungan (TK-0). Karena kasus ini terjadi pada tahun 2015, PTKP setahun terhadap Naufal adalah sebesar 36 juta. Dengan asumsi penghasilan neto naufal tetap sepanjang tahun 2015, maka Naufal wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lama akhir bulan September 2015 karena pada bulan Agustus 2015, penghasilan neto Naufal sudah melebihi PTKP yaitu sebesar 42 juta (7 juta X 6 bulan).
  2. Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas
    Terhadap Wajib Pajak ini wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lambat 1 bulan setelah saat usaha atau pekerjaan bebas, nyata-nyata mulai dilakukan. Contoh: Pada tanggal 20 Februari 2016, Bpk Luqman menerima kredit pinjaman usaha sebesar 500 juta yang digunakan untuk usaha jasa angkutan barang (trucking). Tanpa menunggu lama, pada tanggal 25 Februari 2016, modal tersebut digunakan untuk membeli truk 2 buah seharga @ 200 juta. Kemudian pada tanggal 4 Maret 2016 salah satu truk tersebut sudah mulai beroperasi dan pada tanggal 11 Maret 2016 Bpk luqman menerima penghasilan sebesar 5 juta atas jasa yang diberikan tersebut. Dari kasus ini, Bpk Luqman wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lambat tanggal 4 April 2016 karena tanggal 4 Maret 2016 usaha Bpk Luqman nyata-nyata dimulai.
  3. Wajib Pajak Badan
    Terhadap Wajib Pajak ini wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lambat 1 bulan setelah saat pendirian. Contoh: Ibu Nike beserta rekan bermaksud mendirikan usaha konveksi di Bandung. Akte pendirian dibuat di hadapan Notaris pada tanggal 20 Januari 2016 dengan nama CV Nike Permata Permai. Sementara kegiatan usaha baru benar-benar dilaksanakan secara aktif pada tanggal 20 Maret 2016. CV Nike Permata Permai wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lambat tanggal 20 Februari 2016.
  4. Bendahara
    Terhadap Wajib Pajak ini wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lambat sebelum melakukan pemotongan dan/atau pemungutan pajak.

Bagaimana teman-teman setelah saya jelaskan mengenai jangka waktu pendaftaran NPWP di atas? Saya harap anda sudah bisa memahami kapan kita wajib mendaftarkan diri ke DJP untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak. Karena apabila Wajib Pajak tidak segera mendaftarkan diri, DJP berhak untuk menerbitkan NPWP secara jabatan apabila Wajib Pajak memenuhi persyaratan di atas.

Jangka Waktu Pendaftaran NPWP | luqman | 4.5