Fungsi Pajak Bagi Suatu Negara

By On Selasa, April 5th, 2016 Categories : Dasar Perpajakan

fungsi dan tujuan perpajakan
Pajak yang sebagian masyarakat dianggap sebagai beban, padahal tidak sepenuhnya benar. Justru ketika suatu negara memperoleh penerimaan dari pajak maka akan sangat menguntungkan, baik untuk keutuhan negara itu sendiri maupun bagi warganya. Hal ini terlihat dari definisi pajak yang tujuan akhirnya untuk kemakmuran rakyat. Jadi, pajak mempunyai peranan penting bagi pembangunan dan pembiayaan suatu negara. Untuk lebih detail, berikut ini saya jelaskan fungsi pajak bagi suatu negara, yaitu :

1. Fungsi Pajak Sebagai Budgetair
Hampir semua negara di dunia, pendapatan negara yang diperoleh sebagian besar didapatkan dari pajak. Contoh konkret yaitu Negara Indonesia, lebih dari 70% dana APBN berasal dari pajak. Fungsi pajak dalam konteks ini adalah sebagai sumber pendapatan negara. Pengeluaran suatu negara dari waktu ke waktu atau dari tahun ke tahun semakin meningkat, sementara dibutuhkan dana yang cukup untuk membiayai pengeluaran negara seperti subsidi pelayanan kesehatan, belanja gaji penyelenggara negara, pembangunan jalan dan jembatan, pendidikan gratis dan sebagainya. Oleh karena itu, negara berhak untuk menerapkan dan memungut pajak untuk pembiayaan suatu negara demi kemakmuran rakyat.
2. Fungsi Pajak Sebagai Regulerend
Selain berfungsi sebagai sumber pendapatan suatu negara, pajak juga berfungsi sebagai regulator (pengatur) khususnya terkait dengan kebijakan ekonomi makro. Agar diciptakan iklim ekonomi yang sehat baik bagi negara, produsen dan konsumen, dalam hal ini regulator perpajakan juga sangat berpengaruh. Misalnya memberikan fasilitas pengurangan/ keringanan pajak untuk mendatangkan investor, dan membebaskan bea keluar /PPN bagi eksportir untuk mendorong masyarakat agar berlomba-lomba mempromosikan produknya ke luar negeri sehingga negara dalam hal ini turut serta melindungi produksi dalam negeri.

Fungsi pajak secara umum

Selain fungsi pajak sebagai budgetair dan regulerend, secara umum tujuan perpajakan suatu negara dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Menciptakan Keadilan
Suatu negara menerapkan hukum perpajakan tidak boleh menyimpang dari teori dan asas-asas perpajakan internasional. Apabila suatu negara menerapkan perpajakan, harus adil dan tidak memihak siapapun. Misalnya dalam menetukan tarif pajak penghasilan dengan model progresif, jadi semakin besar penghasilan maka tarif pajaknya pun meningkat. Hal ini akan menciptakan keadilan bagi semua kalangan, warganya yang berpenghasilan tinggi akan menyumbangkan pajak ke negara lebih besar dibandingkan dengan yang berpenghasilan lebih rendah.

2. Meningkatkan Pemerataan
Pajak digunakan untuk kepentingan umum sebagaimana telah saya jelaskan sebelumnya untuk membiayai pembangunan suatu negara termasuk menciptakan lapangan kerja bagi warganya. Sehingga dengan terciptanya lapangan kerja akan meningkatkan pemerataan pendapatan.

3. Bentuk peran masyarakat dalam penyelenggaraan kenegaraan
Salah satu peran masyarakat aktif dalam menyelenggarakan kenegaraan adalah masyarakat yang patuh dan sadar akan ketentuan-ketentuan perpajakan yang berlaku pada suatu negara tersebut. Karena begitu pentingnya pajak dalam kelangsungan kegiatan roda pemerintahan suatu negara maka peran aktif masyarakat sangat diperlukan yang nantinya juga akan timbal balik kepada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Pajak merupakan kebutuhan vital bagi suatu negara yang sebagian besar sumber utamanya berasal dari pajak. Begitu besar fungsi pajak demi keberlangsungan aktivitas kepemerintahan dan pembiayaan suatu negara agar tercipta suatu negara yang aman, adil dan makmur.

Fungsi Pajak Bagi Suatu Negara | luqman | 4.5