Cara Lapor Pajak Online Bagi Karyawan Berpenghasilan diatas 60Juta

By On Selasa, Agustus 23rd, 2016 Categories : E Filing, Pajak Online

Di bawah ini akan saya jelaskan cara lapor pajak online terbaru. Yah, maksud saya adalah bagaimana langkah demi langkah agar Wajib Pajak Orang Pribadi menyampaikan laporan pajak atau SPT Tahunan PPh secara online dengan benar, lengkap dan jelas. Penjelasan dibawah ini khusus bagi mereka kategori Wajip Pajak karyawan atau pegawai yang berpenghasilan bruto diatas 60 juta setahun.

Pada dasarnya setiap Wajib Pajak baik Orang Pribadi maupun Badan wajib menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan. Namun untuk Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) yang penghasilannya dalam satu tahun pajak belum diatas PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) maka atas WP OP tersebut tidak diwajibkan untuk menyampaikan SPT Tahunan.

Sekarang, untuk meyampaikan SPT Tahunan bisa dilakukan dengan cara manual/offline (diantar langsung ke Kantor Pelayanan Pajak, melalui pos, kurir, pojok pajak maupun dropbox) atau secara online (melalui jaringan internet). Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin membantu anda terutama WP OP yang kesulitan dalam menyampaikan SPT Tahunan PPh secara online.

Berikut langkah-langkah mudah untuk lapor pajak online dari awal hingga proses selesai:

  1. Pertama kali yang perlu anda siapkan ketika lapor pajak online adalah PC, Komputer, Android/Iphone atau tablet (pilih salah satu). Kemudian pastikan jaringan internet lancar, minimal kecepatannya 512kb/s lah, lebih cepat lebih baik. Siapkan juga bukti pemotongan pajak yang diberikan oleh perusahaan atau kantor dimana Anda bekerja untuk memudahkan penginputan data nanti. Jangan lupa siapkan kartu NPWP dan password untuk login. Jika anda belum daftar akun pajak di website DJP online maka harus daftar dulu, berikut tutorialnya silahkan baca cara mudah daftar akun pajak DJP Online.
  2. Kemudian klik http://djponline.pajak.go.id pada laman browser anda maka akan muncul seperti gambar dibawah ini kemudian Anda login menggunakan NPWP, Password dan kode keamanan kemudian klik menu login.lapor <em>pajak online</em>
  3. Nah, setelah anda berhasil login maka akan muncul laman dashboard DJP Online. Klik menu E-Filing di pojok kanan atas. Setelah itu akan muncul history pelaporan SPT Tahunan anda. Jika baru pertama kali lapor pajak online maka historinya kosong. Jika sudah siap untuk e-filing, klik menu “buat SPT”. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini.online pajak DJP Online
  4. Langkah berikutnya anda diarahkan untuk mengisi pertanyaan seperti gambar di bawah ini. untuk pertanyaan pertama klik “Tidak” karena tutorial ini khusus bagi Anda seorang karyawan/ pegawai. Nah, untuk pertanyaan kedua bisa Anda klik tidak atau ya (pilih salah satu). Jika anda seorang suami atau istri yang menjalankan kewajiban perpajakan secara terpisah (masing-masing suami istri punya NPWP) maka klik “Ya”, jika sebaliknya klik “Tidak”. Pertanyaan ketiga klik “Tidak” (pada tutorial kali ini khusus bagi karyawan berpenghasilan di atas 60 juta). Pertanyaan ke empat bisa anda klik mana saja yang memudahkan bagi anda, tetapi pada kali ini saya akan memberikan tutorial lapor pajak online dengan panduan. Setelah itu klik menu “SPT 1770 S dengan panduan”pph orang pribadi
  5. Langkah berikutnya anda akan diarahkan ke halaman seperti di bawah ini. Pilih tahun pajak yang anda laporkan. Apabila baru pertamakali lapor SPT atas tahun pajak yang bersangkutan maka pilih “normal” pada status SPT. Jika anda sudah pernah lapor SPT atas tahun pajak yang bersangkutan maka pilih “pembetulan ke 1 atau ke 2 dan seterusnya” tergantung pembetulan ke berapa kaliSPT Tahunan online
  6. Laman berikutnya berupa informasi pemotong pajak dimana anda bekerja apakah di instansi pemerintah, swasta atau BUMN. Untuk ASN, laman ini biasanya terisi otomatis. Namun, bagi yang tidak otomatis terisi, anda bisa menginput data ini berdasarkan bukti potong yang anda terima dari tempat dimana anda bekerjadaftar pemotongan atau pemungutan pajak
  7. Penghasilan Neto dalam negeri ini diisi berdasarkan bukti potong yang anda terima dari tempat Anda bekerja. Bukti potong bagi Pegawai Negeri (ASN), TNI dan POLRI ini berupa bukti potong A2, sedangkan bagi pegawai swasta berupa bukti potong A1. Anda cek nilai penghasilan neto dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan pada bukti potong anda kemudian di input di sinipenghasilan neto pajak
  8. Jika anda mempunyai penghasilan dalam negeri lainnya selain dari gaji perusahaan/ instansi tempat anda bekerja (misalnya penghasilan sewa, hadiah, royalti, penjualan harta), anda bisa menginputnya di kolom seperti gambar berikut inipenghasilan dalam negeri
  9. Laman berikutnya anda diminta untuk mengisi penghasilan yang bersumber dari luar negeri (jika ada). Jika tidak ada, klik langkah selanjutnyapenghasilan luar negeri
  10. Berikutnya anda diminta untuk mengisi penghasilan yang bukan termasuk objek pajak (misalnya warisan, sumbangan, beasiswa). Anda tidak perlu khawatir, penghasilan ini tidak akan dikenai pajak kokpajak-online-8-kringpajak.com
  11. Halaman berikutnya, anda diminta untuk mengisi penghasilan yang sudah dipotong secara final (misalnya penjualan tanah dan/atau bangunan, honorarium yang dananya berasal dari APBN/APBD)pph final
  12. Halaman berikutnya merupakan informasi harta yang anda miliki selama tahun pajak yang anda laporkan. Harta dimaksud bisa berupa mobil, sepeda motor, rumah, tanah dsb. Walaupun perolehan harta dengan cara utang (mencicil), tetap anda laporkan disinidaftar harta
  13. Halaman ini merupakan daftar utang yang anda miliki. Jika punya kredit di bank atau kartu kredit, anda bisa input disinidaftar utang
  14. Halaman berikutnya berupa informasi mengenai tanggungan yang menjadi beban anda. Bisa juga diisi selain suami/istri dan anak, misalnya kakek/nenek atau orang tua anda. Maksimal tanggungan yang menjadi perhitungan PTKP berjumlah 3 orang. daftar tanggungan
  15. Berikutnya silahkan input jika ada pembayaran zakat/ sumbangan yang bersifat keagamaan.daftar zakat
  16. Berikutnya informasi terkait status kewajiban perpajakan suami istri apakah KK (Kepala Keluaga), HB (Hidup Berpisah)/ cerai, PH (Pisah Harta)/ ada surat perjanjian pisah harta, MT (Memilih Terpisah)/ masing-masing suami istri punya NPWP. Kemudian pilih golongan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak), maksimal yang akan menjadi tanggungan dalam penghitungan pajak penghasilan sebanyak 3 orang.kewajiban perpajakan
  17. Apakah anda memiliki penghasilan dan dikenakan pajak dari negara lain/ luar negeri? Jika iya, anda boleh mengkreditkannya dengan memasukkan jumlahnya di kolom seperti gambar berikut ini. pph pasal 24
  18. Berikutnya input jumlah pembayaran PPh Pasal 25 atau jumlah pokok pajak yang tercantum dalam surat tagihan pajak (jika ada). Jika tidak ada pembayaran, lanjut ke langkah berikutnyapph pasal 25
  19. Setelah anda input semuanya dari awal dengan benar maka akumulasi penghasilan neto, PTKP, PPh terutang dsb akan muncul secara otomatis sebagaimana seperti gambar di bawah ini.penghirungan pph
  20. Lagkah berikutnya adalah jumlah yang tercantum apakah lebih bayar atau kurang bayar. Jika lebih bayar, anda bisa mengajukan restitusi (pengembalian pajak). Jika statusnya “kurang bayar” maka jumlah angsuran tiap bulan PPh Pasal 25 tahun pajak berikutnya akan muncul secara otomatis. Jika tidak ada, lanjutkan saja ke langkah berikutnyakurang bayar
  21. Berikutnya merupakan halaman persetujuan yang harus anda centang, menandakan bahwa anda telah mengisi laporan pajak online (SPT Tahunan) dengan benar, lengkap dan jelas (sesuai undang-undang perpajakan yang berlaku)persetujuan SPT
  22. Setelah melewati serangkaian di atas, sebenarnya anda telah menyelesaikan kewajiban anda sebagai Wajib Pajak untuk menyampaikan SPT Tahunan secara online. Namun anda bisa mengecek kembali atau me-review kembali barangkali masih ada data yang salah/ belum di input. Jika sudah yakin benar maka anda diminta untuk memasukkan kode verifikasi sebelum mengirim laporan pajak online Anda. Kode verifikasi ini akan dikirim melalui email yang anda daftarkan. Setelah kode verifikasi di input, selanjutnya klik menu kirim SPT. Untuk lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah inistatus SPTverifikasi efilling
  23. Selanjutnya anda akan menerima bukti penerimaan elektronik penyampaian SPT Tahunan melalui email Anda. Layaknya menyampaikan SPT secara offline, setelah anda lapor pajak online pun akan diberikan tanda terima dalam bentuk elektronik dan sah berkekuatan hukum bahwa anda sudah menyampaikan SPT Tahunan. Jadi, bukti ini jangan sampai hilang yah, kalau bisa anda cetak atau backup di tempat yang menurut anda aman.bukti penerimaan elektronik

Nah, itulah sekelumit langkah-langkah mudah menyampaikan laporan pajak online (SPT Tahunan) khususnya bagi orang pribadi dengan status sebagai karyawan/ pegawai yang berpenghasilan bruto diatas 60 juta rupiah. Jangan lupa siapkan sedini mungkin yah, karena batas akhir penyampaian SPT Tahunan orang pribadi paling lambat tanggal 31 Maret setiap tahun.

Cara Lapor Pajak Online Bagi Karyawan Berpenghasilan diatas 60Juta | luqman | 4.5